Kandungan dan manfaat Senyawa di Daun Sirih - MINYAK ATSIRI

23 Maret
Kandungan dan manfaat Senyawa di Daun Sirih
daun sirih
DOKUMEN HERBAL-Daun sirih, siapa masyarakat indonesia yang tidak tahu, dengan bentuk, bau, rasa, yang memiliki ciri khas sendiri, saya sendiri sangat suka dengan daun sirih, apalagi baunya sangat khas, tetapi saya tidak suka jika dimaknan langsung seperti orang tua di zaman dahulu. di indonesia, dain sirih oleh orang orang dahulu sering dikosumsi atau di jadikan cemilan diwaktu senggang dengan campuran bahan lain seperti buah pinang, gambir dan kapur sirih. 

Dilansir dari berbagai sumber bahwasan tanaman ini terdapat banyak sekali manfaat dan khasiat bagi kesehatan, terutama bagi tubuh kita. dari zaman dahulu hingga sekarang daun sirih sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional, di desa saya contohnya daun sirih sering digunakan unutk mengobati bagian tubuh yang bengkak atau benjol, mengobati sakit gigi dan masih banyak manfaat lainya. 

Kali ini kita akan membahas secara mendalam Kandungan dan Senyawa yang terdapat di dalam Daun Sirih Yang Memiliki Manfaat Besar Bagi Kesehatan

Daun sirih biasanya tumbuh merambat atau memanjat di dinding dinding rumah dan di pohon.tumbuhan ini dapat merambat dengan rata rata ketinggian 5 samapai 15 m tergantuk dimana dia berkembang. Batannya berwarna coklak kehijau hijauan, berbentuk bulat dan tempat menjajalrnya akar. Bentuk daunnya hampir mirip dengan jantung atau bisa dikatakan bentunya seperti LOVE lonjong dan ujungnya berbentuk lancip, daunya berwarna ada warna hijau, merah dan tumbuh berselang seling secara tidak teratur, bila di gososk gosok mengeluarkan bau yang khas, tergantung persepsi seseorang ada yang bilang aneh dan ada yang bilang baunya harum. Panjang daun sirih kurang lebih 5 hinga 8 cm dan lebarnya pun antara 2 samapai 5 cm. 
Kandungan dan manfaat Senyawa di Daun Siri
penjalaran daun sirih
Di berbagai daerah daun tanaman ini memiliki berbagai sebutan seperti di Sumatra disebut furu kuwe,  di Enggano disebut purokuwo, ranub ( di Aceh), blo, sereh (Gayo), blo  di Alas, belo di Batak Karo, demban di Batak Toba, burangir, angkola di Mandailing, ifan, tafuo, afo, lahina, tawuo , cabai, ibun, serasa, seweh, sireh, sirieh, sirih, suruh di Palembang dan Minangkabau, dan canbai di Lampung. Nama lain daun sirih di Jawa antara lain Seureuh di Sunda, sedah, suruh di Jawa, dan sere di Madura.

Kedudukan taksonomi tanaman sirih

Divisi : Spermatophyta
Subdivisi         : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Ordo               : Piperales
Famili : Piperaceae
Spesies           : Piper betle L.


Kandungan utama yang terdapat di daun sirih dan memberikan ciri khas tersendiri yaitu MINYAK ATSIRI. Selain itu daun sirih juga mengandung zat aktif yaitu kavikol, prepona, sineol, tannin dan senyawa lainnya seperti vitamin, asam organik, gula, lemak, pati, dan karbohidrat. 


Di dalam minyak atsiri tersusun dari senyawa fenol, fenol propenil (hingga 60%) Komposisi utamanya eugenol (sampai 42,5 %), karvakrol, chavikol, kavibetol, alilpirokatekol, kavibetol asetat, alilpirokatekol asetat, sinoel, estragol, eugenol, metileter, p-simen, karyofilen, kadinen, dan senyawa seskuiterpen.


Kandungan di dalam 100 gram daun sirih segar
  • Kadar air : 85,4 g, 
  • Protein : 3,1 g,
  • Lemak :0,8 g, 
  • Karbohidrat sebanyak : 6,1 g, 
  • Serat : 2,3 g, 
  • Bahan mineral : 2,3 g, 
  • Kalsium : 230 mg, 
  • Fosfor : 40 mg, 
  • Besi : 7,0 mg, 
  • Besi ion : 3,5 g, 
  • Karoten (dalam bentuk vitamin 6A) 9600 IU, 
  • Tiamin : 70 ug, 
  • Riboflavin : 30 ug, 
  • sam nikotianat : 0,7 mg, dan 
  • vitamin C : 5 mg
Minyak atsiri yang terdapat di dalam daun sirih yang berwarna kuning kecokelatan mempunngyai rasa getir, berbau wangi dan larut dalam pelarut organik seperti alkohol, eter, dan kloroform, serta tidak dapat larut  di dalam air. 

secara singkat manfaat serta khasiat daun sirih beragam, dapat membersihkan bahkan menyembuhkan. Khasiat daun sirih Dapat digunakan sebagai obat batuk, obat bisul, obat sakitmata, obat sariawan, dan obat hidung berdarah.

Khasiat dari daun sirih ini selain sebagai styptic dan vulnerary (obat luka pada kulit) juga sebagai antioksida, antiseptik, fungisida dan bahkan sebagai bakterisidal. Dan disebutkan juga bahwasannya minyak atsiri dapat menghambat pertumbuhan mikroba. Minyak atsiri dan ekstrak daun sirih mempunyai aktivitas terhadap beberapa bakteri Gram positif dan Gram negatif.

Minyak atsiri yang terkandung di dalam daun sirih memiliki khasiat lainya seperti pembasmi kuman, jamur, dan juga mampu mengobati keputihan kerena adanya senyawa kavikol. senyawa kavikol sendiri memilki sifat anti jamunya yang cukup kuat. 

Zat Flavanoid Polivenol pada dun sirih (khususnya daun sirih merah). Zat Flavanoid Polivenol mempunyai sifat anti kanker, anti oksidan, ainti infalamasi, anti deabetik, dana juga sebagai antiseptik. Zat Flavanoid Polivenol digolongkan pada senyawa fitokimia yang mampu menangkal radikal bebas, racun, dan mampu merangsang sisitem kekebalan tubuh. 

Senyawa tanin yang terdapat di dalam daun sirih dapat menyembuhkan penyakit diare dan dapat melindungi luka dari serangan microba. dan senyawa lainya yang bermanfaat untuk kesehatan yaitu Riboflavin. senyawa riboflavin mampu mnyembuhkan peradangan, seperti mengatasi jerawat, mata merah dan gatal. 

Baca Juga
terima kasih semoga artikel ini berguna dan bermanfaat bagi kita semua


Share this :

Previous
Next Post »